LHOKSEUMAWE – Komunitas Barisan Pemuda Bola Anti-Narkoba (BPBAN) Kota Lhokseumawe mengikuti kegiatan advokasi pembangunan berwawasan antinarkoba. Kegiatan itu dilaksanakan BNNK Lhokseumawe di Aula Seulangan SMK 2 setempat, Kamis lalu, menampilkan nnarasumber dari unsur sosiolog, BNN dan Ketua KONI Kota Lhokseumawe.
Kepala BNNK Lhokseumawe, Saiful Fadhli melalui Kepala Tata Usaha, Ridha Fahmi, kepada portalsatu.com, Jumat, 22 Januari 2016, mengatakan saat ini penyalahgunaan narkoba telah merambah berbagai kalangan tanpa memandang usia, pendidikan, pekerjaan, maupun status ekonomi.
Dengan adanya Barisan Pemuda Bola Anti-Narkoba, melalui kegiatan olahraga menjadi salah satu media untuk mengkampayekan pola hidup sehat tanpa narkoba, menjadi perpanjangan tangan BNN Kota Lhokseumawe untuk mendukung empat pilar BNN yaitu Pencegahan, Pemberantasan, Pemberdayaan dan Rehabilitasi, kata Ridha.
Ridha menyebutkan dari segi sosiologi, Dr. Iskandar. AP sebagai narasumber pada acara itu menyampaikan pokok pikiran membangun olahraga sambil memberantas narkoba.
Menurut Ridha, kelompok masyarakat tergabung dalam BPBAN Lhokseumawe akan mendukung BNNK setempat dalam upaya penanganan narkoba melalui empat pilar BNN di lingkungan masyarakat, terutama di bidang pencegahan. “Dan melaksanakan program dalam bentuk komunikasi, informasi dan edukasi di lingkungan masyarakat dengan mengedepankan pendekatan sosialisasi dan pencegahan melalui kegiatan olahraga,” ujarnya.[]


