27 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

GerTaK Desak Kejari Lhokseumawe Segera Tetapkan Tersangka Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTAK) mengingatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe tidak mengabaikan suara-suara publik yang telah mendesak agar kasus dugaan korupsi pembangunan tanggul Cunda-Meuraksa diproses dengan cepat dan maksimal. LSM antirasuah ini mendesak jaksa segera menetapkan tersangka dalam kasus proyek bersumber dari dana Otsus tahun 2020 tersebut.

“Kita mempertanyakan keseriusan Kejari Lhokseumawe dalam mengungkap tuntas kasus pembangunan tanggul Cunda-Meuraksa. Kita percaya bahwa Kejari Lhokseumawe sebenarnya mampu mengungkap kasus ini dengan cepat, karena sumber daya manusia yang cukup, dan dibantu hasil audit BPKP yang menyatakan proyek bersumber dari Dana Otonomi Khusus tersebut telah terbukti merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Ini bukan angka kecil, apalagi anggaran tersebut bersumber dari Dana Otsus. Oleh karena itu, kita meminta pihak Kejari Lhokseumawe segera menetapkan tersangka dan memperjelas kasus ini,” tegas Koordinator GerTAK, Muslem Hamidi, dalam keterangan tertulis dikirim kepada portalsatu.com, Selasa, 15 Juni 2021.

Baca juga: BPKP Aceh Serahkan Hasil Audit Proyek Tanggul Cunda-Meuraksa ke Kejagung, Kejati, dan Kejari

Muslem menyebut banyak pihak telah mendesak Kejari Lhokseumawe agar segera menetapkan tersangka dalam kasus yang merugikan keuangan negara mencapai Rp4,3 miliar itu. “Jangan sampai publik merasa jika dalam kasus ini terkesan ada upaya-upaya untuk melindungi beberapa pihak yang berkepentingan, sehingga prosesnya dianggap berjalan lamban. Jika ini terjadi maka akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum dan akan merugikan institusi kejaksaan itu sendiri,” ujarnya.

“Kita mengingatkan agar Kejari Lhokseumawe berhati-hati, dan punya komitmen yang serius mengungkap kasus ini hingga ke level aktor utama. Karena kasus ini benar-benar telah mendapatkan atensi publik yang sangat serius,” tambah Muslem.

Lihat pula: Kajari: Tidak Boleh Ada Orang Mendapatkan Keuntungan Pribadi dalam Perkara Tanggul Cunda-Meuraksa

Menurut Muslem, selama ini publik menyimak dan mencatat pernyataan-pernyataan disampaikan Kajari Lhokseumawe melalui media massa soal komitmennya terhadap nilai-nilai pemberantasan korupsi. “Bahkan, Bapak Kajari menyatakan akan serius menindak siapa saja pelaku korupsi. Maka kita berharap agar komitmen itu beliau tunjukkan dengan kerja yang cepat dan totalitas dalam menangani kasus tanggul Cunda-Meuraksa,” kata mantan Ketua BEM Unimal ini.

“Jika sebelumnya beliau berpesan akan menunggu hasil audit BPKP terlebih dahulu, hari ini kita semua tahu bahwa hasil audit BPKP telah lama diserahkan dan hasil audit tersebut juga jelas menyebutkan bahwa adanya upaya melawan hukum yang dilakukan dan telah merugikan keuangan negara. Sehingga dengan begitu jelas kasus tersebut murni kasus tindak pidana korupsi karena adanya kerugian negara yang disebabkan sebagaimana disebutkan di dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan tegas mengatakan bahwa korupsi adalah tindakan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri atau orang lain berakibat merugikan keuangan negara. Hasil audit BPKP telah menyebutkan adanya dua pelanggaran dimaksud yaitu tindakan melawan hukum dan merugikan keuangan negara,” tuturnya.

Dia mengingatkan Kejari Lhokseumawe agar jangan mengabaikan suara-suara publik yang telah mendesak kasus ini segera diproses dengan cepat dan maksimal. “Artinya, pengungkapan kasus ini harus diusut sampai ke akar-akarnya. Siapa saja yang terlibat harus diungkap, jangan ada yang dilindungi. Baik itu dari pihak pemerintah maupun rekanan ataupun pihak-pihak lain yang dianggap terlibat,” tegas Muslem.

Baca: MaTA Pertanyakan Perkembangan Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa

Muslem mengatakan suara-suara desakan publik selama ini harus diingat oleh Kejari Lhokseumawe bahwa ada banyak pihak yang menginginkan agar kasus ini segera diselesaikan. “Kita tidak ingin sikap kritis yang ditunjukkan selama ini oleh masyarakat terkesan kurang mendapatkan atensi, karena tidak harus selalu ada aksi unjuk rasa yang dilakukan pada tiap-tiap kasus, baru mendapatkan perhatian dan tindakan yang serius,” ujarnya.

“Kita berharap tidak perlu sampai ke tahap itulah untuk menyadarkan pihak penegak hukum bahwa setiap kasus yang terkesan lamban prosesnya cenderung karena kurang mendapatkan peran pengawasan yang optimal dari masyarakat. Tapi semoga penegakan hukum ini dilakukan memang karena atas dasar keseriusan Kejari Lhokseumawe melihat kasus ini perlu segera untuk di selesaikan, sehingga masyarakat menaruh kepercayaan dan penghormatan yang besar pada hasil proses penegakan hukum nantinya, karena Kejari benar-benar punya komitmen yang tinggi dalam menindak kasus-kasus korupsi di Indonesia dan Aceh khususnya,” pungkas Muslem.[](red)

Lihat pula: Apakah Kejari Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa? Ini Jawaban Kajari

 

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...

Kempo Tambah Medali Emas untuk Aceh

SENTANI – Perjuangan keras kenshi (atlet kempo) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat