Rabu, Juli 24, 2024

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....

Puluhan Siswa MTs Swasta...

SIGLI - Diduga keracunan, puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Tgk Syik Dayah...
BerandaBerita AcehHUT Ke-50, Pemkab...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog Gelar Operasi Pasar di Stadion H. Syahadat Kutacane

KUTACANE – Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan Bulog menggelar operasi pasar bahan pokok dengan harga terjangkau yang dibutuhkan masyarakat. Operasi pasar tersebut berlangsung Stadion H. Syahadat Kutacane sampai 26 Juni 2024.

Pimpinan Cabang Bulog Kutacane, Fahmi Siregar, melalui Asman Suplai Chain dan Pelayanan Publik (SCPP), Ahmad Rijal Hasibuan, mengatakan operasi pasar itu dalam rangka menekan angka inflasi dan penstabilan harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Tenggara.

Rijal menuturkan kegiatan ini bekerja sama dengan Pemkab setempat menargetkan masyarakat umum sebagai sasaran utama. “Kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam momentum HUT Ke-50 Agara,” ujarnya.

Menurut Rijal, komoditas yang dipasarkan seperti beras premium 10 Kg Rp105.000, gula pasir 2 Kg Rp30.000, minyak goreng 1 liter Rp15.000, telur ayam Rp45.000/papan.

“Bagi masyarakat membeli bisa membayar melalui Scan QR Code dari Aplikasi Action M Banking Bank Aceh,” kata Rijal kepada portalsatu.com, Selasa (25/6).

Menurut Rijal, tujuan operasi pasar itu untuk mempermudah pelayanan dan mendapatkan potong harga senilai Rp10.000 setiap belanja.

Rijal menyebutkan stok bahan pokok ini dapat terpenuhi sampai hari penutup pameran. “Jadi masyarakat tak perlu khawatir karena Bulog sendiri stok masih tersedia,” pungkasnya.

Pantauan portalsatu.com, di lokasi stasion itu puluhan OPD/SKPK menampilkan stan-stan, termasuk Pekan Literasi.

Disprindagnaker dan UKM juga menampilkan makanan olahan khas daerah (Alas) seperti dodol, gula aren, kopi racikan Alas dan pakaian motif daerah.[](Supardi)

Baca juga: