LHOKSEUMAWE – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia kembali membantu kebutuhan air bersih untuk pengungsi Rohingya di eks-Kantor Imigrasi, Lhokseumawe.
“Alhamdulillah, 9-18 Januari 2025, MER-C kembali memberi bantuan berupa air bersih. Volume air bersih 1 mobil tangki 5000 ml/hari,” kata Project Manager MER-C for Rohingya, Ira Hadiati, Kamis, 23 Januari 2025, malam.
Menurut Ira Hadiati, mengingat kebutuhan air bersih di kamp eks-Kantor Imigrasi Lhokseumawe saat ini masih belum terpenuhi, MER-C akan melanjutkan suplai bantuan air bersih pada 23 Januari hingga 5 Februari 2025.
Sebelumnya, MER-C memberi bantuan 7 tangki air bersih (35.000 liter) untuk pengungsi Rohingya di eks-Kantor Imigrasi Lhokseumawe yang sedang mengalami kekurangan air bersih.
Baca juga: MER-C Bantu Obat Cacing dan Peralatan Kebersihan untuk Pengungsi Rohingya di Tapaktuan
Sandang untuk Pengungsi di Aceh Timur

Sementara itu, MER-C juga menyalurkan bantuan sandang untuk pengungsi Rohingya di Aceh Timur pada 22 Januari 2025. “Dengan kedatangan boat baru beberapa waktu lalu, kebutuhan sandang dan fasilitas masih sangat diperlukan,” ujar Ira Hadiati.
Seperti diketahui, lebih dari 264 pengungsi Rohingya kembali mendarat di Aceh Timur, Ahad, 5 Januari 2025, malam. Dari total 264 pengungsi, di antaranya 114 anak-anak dan 66 perempuan. Para pengungsi itu ditempatkan di kamp Seunebok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dan koordinasi dengan penanggung jawab kamp dari UNHCR, MER-C langsung mengirimkan bantuan berupa 78 mukenah untuk pengungsi wanita dan 1 rol terpal yang akan digunakan untuk alas shalat para pengungsi,” tutur Ira Hadiati.
Selain itu, lanjuut Ira Hadiati, MER-C juga membantu sebuah kasur khusus untuk seorang pengungsi dengan kebutuhan khusus di kamp tersebut. “Dia mengalami lumpuh dan ada luka terbuka di bagian tulang ekor (dekubitus),” ucapnya.
Pada Selasa, 17 Desember 2024 lalu, Tim MER-C telah melaksanakan kegiatan screening Hepatitis-B terhadap pengungsi Rohingya di kamp Seuneubok Rawang, Peureulak Timur, Aceh Timur. Kegiatan itu sebagai upaya menjaga kesehatan para imigran.
Baca: MER-C Lakukan Screening Hepatitis-B Terhadap Pengungsi Rohingya di Aceh Timur.[](red/ril)






