25.5 C
Banda Aceh
Jumat, Desember 2, 2022

Lanjutan Sidang AWSC, Dana Pinjaman Panitia Bukan Penerimaan Negara

BANDA ACEH – Dana pinjaman panitia sebuah even bukan penerimaan negara, panitia bisa menerima langsung tanpa perlu disetor ke kas negara, tapi wajib dipertanggungjawabkan secara profesional.

Hal itu diungkapkan oleh saksi ahli Drs. Siswo Sujanto DEA, ahli keuangan negara. Pria berusia 72 tahun itu dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh secara virtual dalam sidang lanjutan kasus korupsi dana turnamen sepak bola Atjeh Word Solidarity Cup (AWSC) tahun 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, Jumat, 11 Maret 2022.

Mantan Direktur Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Departemen Keuangan Republik Indonesia ini menjelaskan, terkait kasus AWSC Cup 20017 itu dirinya sebagai ahli pernah dimintai pendapat secara virtual oleh jaksa dari Kejari Banda Aceh, setelah itu juga pernah bertemu di Bandung, Jawa Barat. “Tapi kapasitas saya sebagai ahli berkaitan dengan konsep-konsep, bukan soal dokumen-dokumen fakta,” jelasnya.

Siswo Sujanto yang kini menjabat sebagai Direktur Pusat Kajian Keuangan Negara dan Daerah Universitas Satria Artha Makasar ini menambahkan, dasar hukum penggunaan dan pengelolaan keuangan negara adalah Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara.

Sementara terkait dengan konsep kerugian negara, menurutnya kerugian negara adalah kekurangan aset negara akibat perbuatan para pejabat negera atau pengelolanya, karena itu pengelolaan keuangan negara harus akuntabel dan transparan. “Harus ada check and balance untuk menguji kebenarannya,” jelas Siswo Sujanto.

Sedangkan terkait dana pihak ketiga seperti dana hak siar yang dikelola oleh panitia AWSC, panitia bisa menerima langsung dana tersebut tanpa perlu disetor ke kas negara, tapi penggunaannya wajib dipertanggungjawabkan secara profesional.

“Tapi harus masuk ke kas panitia dulu, baru digunakan untuk kegiatan agar memudahkan check and balance serta pertanggungjawabannya. Bisa saja panitia memperoleh pinjaman dari pihak lain sebagai dana talangan sebelum dana aslinya masuk. Dana talangan itu bukan penerimaan negara tapi pinjaman, karena itu mengikat harus dikembalikan. Kecuali dana sponsor yang tidak mengikat tidak perlu dikembalikan,” ungkapnya.

Sementara terkait kurangnya perencanaan dalam suatu kegiatan, seperti kegiatan AWSC itu, Siswo Sujanto menegaskan tidak ada perencanaan yang sempurna, tapi ada mekanisme koreksi pada anggaran perubahan. “Dibenarkan dengan mekanisme tertentu dengan pertimbangan tertentu. Jadi dana pinjaman panitia itu bukan penerimaan negara,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk menyukseskan turnamen sepakbole internasional AWSC 2007 itu, panitia kekurangan dana, sehingga mencari pinjaman dana dari pihak ketiga. Salah satunya pinjaman yang diupayakan oleh Muhammad Zaini Yusuf selaku pembina dalam Panitia AWSC 2017.

Zaini memasukkan dana sebesar Rp2,6 miliar sebagai dana talangan. Dana itu dipinjam dari Nazaruddin (kini almarhum) sebesar Rp1,3 miliar dan dari Adnan Murad sebesar Rp1,35 miliar, sebagian dana itu dipakai untuk bayar tiket pemain tim nasional beberapa negara yang diundang pada turnamen AWSC 2017. Tapi karena pengelolaan dana yang tidak profesional oleh panitia, kemudian muncul persoalan hukum akibat adanya kerugian negara.[]

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Popda Aceh Barat, Ini Harapan Pj Bupati Pidie

SIGLI - Sebanyak 40 atlet dan pelatih Pidie peraih medali di Pekan Olahraga Pelajar...

PN Lhoksukon Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Monumen Samudra Pasai

ACEH UTARA - Pengadilan Negeri Lhoksukon memutuskan menolak permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum...

Urang Tue dan Camat Terangun Usulkan Pj Pengulu Tongra dan Garut, Ini Namanya

BLANGKEJEREN - Urang Tue dan Camat Terangun, Kabupaten Gayo Lues, mengusulkan nama Pj. Pengulu...

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PT PIM Raih Penghargaan dari Pupuk Indonesia

SURABAYA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro...

Hari Ketiga Pekan Imunisasi Polio di Pidie Capai 47 Ribu Lebih, Ini Kecamatan Tertinggi

SIGLI - Hingga hari ketiga Pekan Imunisasi Polio di Kabupaten Pidie, mencapai 47.331 anak...

Pimpinan dan Anggota MPU Aceh Utara 2023-2027 Dikukuhkan, Ini Kata Pj Bupati Azwardi

LHOKSUKON - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, AP., M.Si., menghadiri pengukuhan Ketua, Wakil Ketua,...

Pendaftar Try Out PPPK Membludak, KNPI Gayo Lues Pindahkan Lokasi

BLANGKEJEREN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gayo Lues terpaksa memindahkan lokasi Try...

Pj Bupati Aceh Utara Lepas Kontingen 15 Cabor ke Pora Pidie

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, melepas keberangkatan kontingen 15 cabang...

Walkot Subulussalam Janjikan Bonus Rp10 Juta Peraih Medali Emas di PORA Pidie 2022

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kontingen Subulussalam...

Anggaran TPP Sampai Rp15 Miliar, Ketua DPRK Subulussalam: Laporan Kinerja Harus Real Jangan Manipulasi

SUBULUSSALAM - Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengatakan pemerintah memplotkan...

DPRK Sahkan APBK Kota Subulussalam Tahun 2023 Rp 686 Miliar

SUBULUSSALAM - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja...

Tim Dinas Pengairan Provinsi Turun ke Tanggul Sungai yang Rusak di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Dinas Pengairan Aceh turun ke Kabupaten Aceh Utara, Ahad, 27 November...

Disiapkan Layani Atlet PORA XIV Pidie, Pj Bupati Tinjau Kesiapan Dua Rumah Sakit

SIGLI - Dua rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Pidie disiapkan melayani atlet dari...

Tiga Artis Aceh Penutup Parade Maestro Seudati di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Penampilan tiga artis Aceh, Jol Pase, Acun Lhok, dan Safira, menutup Parade...

Hadiri Rakornas Investasi 2022, Pj Wali Lhokseumawe Siap Ikuti Arahan Presiden

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

Ini Pagu Pokir Anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam RAPBK 2023

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe telah menyetujui alias ketuk palu Rancangan Qanun...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Tunjuk Efendi Plt. Kalapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

MaTA: Anggaran Titipan di BRA Rp13 Miliar Penting Dilidik dan Audit

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta aparat penegak hukum menyelidiki (lidik) pengelolaan...

Imran Paparkan Kebijakan Pengembangan Lhokseumawe, saat jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, M.Si., MA.Cd., menjadi dosen tamu pada...