Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita Aceh BesarNarkoba Salah Satu...

Narkoba Salah Satu Penyebab Rumah Tangga Hancur di Aceh Besar. 

JANTHO – Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho, Putri Munawarah, S.Sy., mengatakan, jumlah perceraian yang ditangani oleh Mahkamah Syar’iyah Jantho meningkat dari tahun 2020 sampai tahun 2022, sebagian dampak penyalahgunaan barang haram narkoba (narkotika dan obat/bahan berbahaya).

Hal tersebut disampaikan Putri Munawarah saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Kesbangpol, bertempat di Aula Kantor Camat Blang Bintang, dengan peserta perwakilan masyarakat oleh tiap-tiap desa di Kecamatan Blang Bintang, 9 September 2023.

Pada kesempatan ini, Putri Munarawah membuka materi sebagai narasumber menyampaikan kepada masyarakat melalui peserta yang hadir agar senantiasa menjauhi dan menghidar dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Baik di masyarakat maupun di lingkup keluarga, karena dapat menimbulkan permasalahan yang serius yang merupakan dampak dari perbuatan melawan hukum tersebut.

Putri mengatakan, tidak hanya perkara perceraian dalam klasifikasi hukum keluarga, Mahkamah Syar’iyah Jantho juga menangani Perkara Jinayat/Pidana yang menjadi kompetensi absolute karena Aceh wilayah yang menjalankan syariat Islam.

“Kami berharap kepada seluruh peserta yang hadir, menyampaikan agar masyarakat menjauhi segala sesuatu yang berkaitan dengan narkoba untuk meminimalisir dampak bagi kehidupan di masyarakat dan di keluarga seperti dampak bagi perkara perceraian dan jinayat yang mungkin disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba tersebut,” kata Putri.

Dari persfektif narasumber yang lain, Drs. Muhammad Nasir, M.Pd. menjelaskan kegiatan rehabilitas di Yayasan Kayyis Ahsana Aceh dan Septian Hadi Saputra menjelaskan aspek hukum dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi Pencegahan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba, dibuka oleh Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Aceh Besar Sofian, S.H. sekaligus sebagai narasumber dan dihadiri narasumber lainnya Septian Hadi Saputra Kaur Min Satres Narkoba Polres Aceh Besar dan Drs. Muhammad Nasir, M.Pd. Ketua Yayasan Kayyis Ahsana Aceh, Yayasan Rehabilitasi Pengguna Narkoba.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup oleh Sofian, S.H. Kepala Dinas Kesbangpol Aceh Besar setelah memberikan materi dan tanya jawab oleh peserta.

Menutup kegiatan sosialisai Sofian, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan sosialisasi terakhir yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Kecamatan Montasik dan Darul Imarah dan turut menyampaikan terimakasih kepasa peserta dan tekhusus kepada narasumber yang memberikan materi sesuai dengan tugas dan fungsi institusi masing-masing.[]Rili

Baca juga: