30.4 C
Banda Aceh
Senin, Agustus 8, 2022

Pedagang Mengadu ke DPRK Lhokseumawe, Begini Tanggapan Dewan

LHOKSEUMAWE – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sukaramai Kota Lhokseumawe mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) setempat, Selasa, 2 Agustus 2022. Mereka meminta agar tetap diizinkan berjualan di lokasi tersebut, meskipun sudah diperingatkan oleh pemerintah untuk pindah ke tempat lain.

Sebelumnya, para pedagang kuliner itu menerima surat teguran dari Kepala Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe dengan Nomor: 338/680/2022, Perihal: Teguran I, tanggal 25 Juli 2022.

Isi surat tersebut antara lain menyebutkan bahwa dalam rangka meningkatkan pengawasan dan ketertiban terhadap para pedagang yang berjualan menggunakan badan jalan, bahu jalan, serta fasilitas umum lainnya dalam wilayah Pemerintah Kota Lhokseumawe. “Untuk maksud tersebut, perlu kami tegaskan kepada saudara agar tidak berjualan pada fasilitas umum sebagaimana yang kami sebutkan di atas. Apabila saudara tidak mengindahkan larangan dimaksud, kami dari Tim Penertiban dan Ketertiban Umum Kota Lhokseumawe akan melakukan tindakan penertiban”.

Satpol PP dan WH memberikan batas waktu kepada para pedagang untuk menindaklanjuti surat teguran tersebut, 24 Juli sampai 31 Juli 2022. “Penertiban ini kami lakukan, demi terwujudnya ketertiban, keamanan, dan keindahan di wilayah Pemerintah Kota Lhokkseumawe,” bunyi surat teguran diteken Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Zulkifli.

Kedatangan para pedagang itu disambut Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, T. Sofianus alias Pon Cek, bersama Wakil Ketua Komisi C DPRK, Dicky Saputra, di Ruangan Gabungan Komisi DPRK.

Koordinator lapangan PKL Jalan Sukaramai, Anwar Wahab, mengatakan pihaknya bukan tidak menerima peraturan dari pemerintah. Namun, PKL berharap jangan sampai digusur begitu saja, karena mereka sudah puluhan tahun mencari nafkah di lokasi itu. Mereka berharap sebaiknya dilakukan penataan saja. Jika dipindahkan ke tempat lain, mereka menilai tidak ada yang strategis bagi pedagang untuk berjualan.

“Kami ikuti aturan pemerintah kalau memang ditata yang lebih rapi lagi atau lapak jualan diletakkan agak mundur sedikit dari badan Jalan Sukaramai. Jadwal bagi pedagang jam berapa baru bisa berjualan, kita juga akan mengikuti apabila dibuat suatu peraturan lain nantinya. Cuma kalau dipindahkan rasanya agak berat, karena di lokasi lain pun sudah ada pedagang yang tempati. Ini tidak ada kejelasan kemana akan direlokasikan, makanya kami mengadu nasib ke DPRK agar ada solusi terbaik,” kata Anwar Wahab kepada para wartawan usai pertemuan dengan DPRK.

Anwar menyebut perwakilan pedagang kecil itu juga menandatangani pernyataan sikap tentang penolakan terhadap surat teguran dari Kepala Kantor Satpol PP dan WH, karena belum ada solusi apapun.

“Oleh karena itu, kita berharap kepada DPRK supaya dapat mempertimbangkan upaya yang akan dilakukan pihak Satpol PP. Artinya, berikan masukan yang baik agar ada keberpihakan kepada kami pedagang. Namun, kami tetap menghargai aturan pemerintah. Yang jelas, jangan digusur lapak jualan kami di sana,” ujar Anwar.

Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, T. Sofianus, kepada para wartawan mengatakan kedatangan para pedagang itu untuk menyampaikan keluhan dan sudah ditampung aspirasi mereka. “Memang ada permasalahan yang sangat krusial mengenai permintaan pemindahan lokasi mereka berjualan”.

“Kami meminta waktu kepada perwakilan pedagang ini untuk mencari solusi terlebih dahulu dengan Pemko Lhokseumawe. Kita pelajari dulu bagaimana skema pemerintah dalam melakukan penataan kota. Perlu kita komunikasikan bersama Pemko agar tidak terjadi hal-hal lain di balik itu, supaya pemerintah pun bijak dalam menentukan keputusannya,” ujar T. Sofianus.

Wakil Ketua Komisi C DPRK Lhokseumawe, Dicky Saputra, menambahkan kota ini menjadi terlihat hidup, di antaranya karena adanya pedagang yang berjualan di Jalan Sukaramai. “Jadi, solusinya bukan penggusuran, tapi bagusnya mungkin lebih kepada penataan saja”.

“Tetapi kita harus bertemu dengan unsur pemerintah terlebih dahulu, supaya kita pun tahu rencana mereka seperti apa. Sehingga nantinya dapat mengnyinkronkan antara rencana Pemko Lhokseumawe dan kemauan para pedagang UMKM itu. Kalau berjualan di seputaran jalan protokol tentunya kami tidak sepakat, tapi Jalan Sukaramai ini kita pun belum tahu perencanaan Pemko mau diapakan lagi. Maka perlu kami berembuk dulu nantinya guna melahirkan solusi terbaik,” ujar Dicky Saputra.[]

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Gayo Lues Gelar Festival Seni Budaya Gayo Berhadiah Rp 80 Juta, Ini Jadwalnya

BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues akan menggelar Festival Seni Budaya Gayo dengan...

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...

Danrem Lilawangsa Buka Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, melakukan tendangan perdana bola kaki...

Antony Blinken: Latihan Militer Cina adalah Peningkatan Penting

PHNOM PENH, KAMBOJA — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Jumat, 5 Agustus...

Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane, Ini Daftar 10 Tim dan Jadwalnya

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 10 tim pesantren dari 10 kabupaten/kota di wilayah Korem-011/Lilawangsa akan berlaga...

Dilantik Jadi Ketua NasDem Pidie, Ini Kata Fadhlullah TM Daud

SIGLI - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Teuku Taufiqulhadi,...

KIP Aceh Utara Sosialisasi PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol

LHOKSUKON - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum...