30.4 C
Banda Aceh
Senin, Agustus 8, 2022

Sidang Perdana Kasus Tsunami Cup, Dakwaan Jaksa Direnvoi

Dakwaan yang dibaca Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan yang diterima majelis hakim dan penasihat hukum terdakwa berbeda terkait kendali beberapa perusahaan yang terlibat. Dakwaan JPU direnvoi di depan majelis setelah diinterupsi oleh pengacara terdakwa.

Sidang perdana kasus Atjeh World Solidarity Cup 2017 (Tsunami Cup I) digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, Jumat, 14 Januari 2022. Ada dua terdakwa dihadirkan secara virtual, SBS selaku Ketua Tim Konsultan Profesional yang ditunjuk oleh MSA, terdakwa lainnya yang didakwa dalam berkas terpisah.

Penunjukan SBS dan empat orang lainnya sebagai konsultan profesional pada turnamen sepak bola  Piala Gubernur Aceh itu dilakukan melalui surat No.03/VIII/2017 tanggal 2 Agustus 2017.

Pukul 09.00 WIB, tiga penasihat hukum SBS yakni Yahya Alinsa, S.H., Dr. Ansarullah Ida, S.H., dan Samsul Rizal, S.H., sudah berada di teras samping di depan ruang sidang Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Beberapa saat kemudian ketiga mereka masuk ke ruang sidang, begitu juga dengan JPU. Dari pintu samping keluar seorang perempuan menyapa. Dia adalah Aslinda, panitera dalam persidangan tersebut.

Di layar monitor televisi tampak SBS dan MSA, dua terdakwa dalam perkara tersebut, mereka duduk berdampingan, di belakangnya berdiri seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Banda Aceh. Sidang secara virtual itu akan segera dimulai. Tiga hakim masuk ke ruang sidang, Muhifuddin, S.H., M.H., selaku hakim ketua, Faisal Mahdi, S.H., M.H., dan Dr. Edwar, S.H., M.H., sebagai hakim anggota.

Majelis hakim bersama JPU dan penasihat hukum sepakat sidang perdana dilakukan untuk terdakwa SBS. Jaksa kemudian memerintahkan petugas di Rutan untuk memindahkan MSA, tinggallah SBS di depan kamera. Wajahnya terpampang jelas di layar televisi di ruang sidang. Dua perempuan muda yang duduk di kursi pengunjung sidang melihat dengan sendu wajah SBS di layar monitor, mereka adalah kakak dan calon istri SBS yang khusus datang ke Banda Aceh untuk mengikuti sidang tersebut.

Muhifuddin membuka sidang dan menyatakan terbuka untuk umum. Muhifuddin membacakan identitas SBS selaku terdakwa. Dari layar monitor SBS membenarkan identitas itu dan dia menyatakan didampingi oleh penasihat hukum dalam persidangan itu. Ansharullah Ida bangkit menyerahkan surat kuasa dari SBS terhadap tiga pengacara dari Kantor Hukum Yahya Alinsa SH and Associates itu. Hakim kemudian mempersilakan JPU untuk membacakan dakwaannya.

Dakwaan bernomor Reg.Perkara: PDS-02/BNA/Ft.1/12/2021 itu ditandatangani oleh 7 jaksa selaku tim JPU. Mereka adalah Koharuddin, S.H., M.H., Teddy Lazuardi Syahputra SH MH, Afrimayanti SH, Mursyid SH MH, Asmadi Syam SH, Sakafa Guraba SH MH, dan Yuni Rahayu SH. Dakwaan setebal 33 halaman itu dibacakan secara bergantian oleh JPU.

SBS didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 693.971.544, MSA sebesar Rp 1.385.629.050, dan MZ sebesar Rp 730.000.000. Dalam dakwaan terhadap SBS itu, baik MSA maupun MZ sama-sama berstatus sebagai saksi. Terdahap dakwaan JPU tersebut SBS menyatakan keberatan, dan keberatan tersebut akan disampaikan oleh tim kuasa hukumnya pada persidangan selanjutnya.

Menarikya, di akhir pembacaan dakwaan, kuasa hukum SBS, Ansharullah Ida interupsi mempertanyakan perbedaan isi dakwaan yang dibacakan JPU dengan yang diterima penasihat hukum SBS. “Interupsi yang mulia, dalam dakwaan yang dibacakan JPU pada halaman 4 tertulis perusahaan-perusahaan di bawah kendali MSA, sementara pada dakwaan yang kami terima tertulis atas nama terdakwa, dalam hal ini klien kami SBS.”

Ansharullah Ida bangkit memperlihatkan perbedaan kata dalam kalimat tersebut kepada majelis hakim. Ternyata di berkas dakwaan yang diterima majelis hakim juga tertulis “terdakwa” yang menunjukkan bahwa SBS sebagai pengendali perusahaan-perusahaan itu.

JPU kemudian menyatakan “renvoi” di hadapan majelis hakim, membenarkan interupsi dari Ansharullah Ida dan mencoret kata “terdakwa” dan menggantikannya dengan MSA terdakwa lainnya yang dijadikan saksi dalam berkas tersebut.

Kuasa hukum SBS lainnya Yahya Alinsa yang ditanyakan usai sidang terkait renvoi tersebut menyatakan bahwa penempatan satu kata yang salah dalam dakwaan jaksa tersebut bisa berdampak besar bagi kliennya, seolah-olah kliennya yang bertanggung jawab, padahal itu di bawah kendali tersangka lain.

“Kalau tidak direnvoi, itu menunjukkan seolah-olah klien kami SBS pengendali semua perusahaan yang terlibat dalam kegiatan Atjeh World Solidarity. Padahal yang mengendalikan semua itu adalah MSA. Makanya kami interupsi mengapa yang dibacakan JPU berbeda dengan yang kami terima. Kalau satu kesalahan penempatan kata oleh JPU itu lolos, maka jalannya sidang selanjutnya akan berbeda,” ungkap Yahya Alinsa.[]

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Gayo Lues Gelar Festival Seni Budaya Gayo Berhadiah Rp 80 Juta, Ini Jadwalnya

BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues akan menggelar Festival Seni Budaya Gayo dengan...

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...

Danrem Lilawangsa Buka Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, melakukan tendangan perdana bola kaki...

Antony Blinken: Latihan Militer Cina adalah Peningkatan Penting

PHNOM PENH, KAMBOJA — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Jumat, 5 Agustus...

Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane, Ini Daftar 10 Tim dan Jadwalnya

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 10 tim pesantren dari 10 kabupaten/kota di wilayah Korem-011/Lilawangsa akan berlaga...

Dilantik Jadi Ketua NasDem Pidie, Ini Kata Fadhlullah TM Daud

SIGLI - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Teuku Taufiqulhadi,...

KIP Aceh Utara Sosialisasi PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol

LHOKSUKON - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum...