Syifa Salsabila, pengusaha muda asal Samudera, Aceh Utara, tak pernah menyangka eksperimen dapurnya di masa pandemi akan menjadi sebuah usaha yang sukses. Berawal dari iseng membuat bolen pisang dan mempostingnya di Whatsapp, wanita akrab disapa Bela ini sukses membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bernama Rumoeh Banana.id.

Tahun 2019, saat pandemi Covid-19 melanda, Bela yang saat itu mahasiswi tingkat akhir di Poltekkes Kemenkes Aceh jurusan Kesehatan Gigi sedang magang di salah satu praktik gigi di Lhokseumawe, mengisi waktu liburnya dengan bereksperimen membuat camilan viral. Salah satu eksperimennya bolen pisang. Tak disangka, bolen buatannya mendapat banyak pujian dan permintaan dari teman-temannya.

Berkembang Pesat dengan Endorse dan Inovasi

Melihat peluang ini, Bela mulai membuka pre-order bolen-nya. Dalam beberapa minggu, popularitas bolen-nya melejit dan ia mulai mendapatkan banyak orderan. Ia pun memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk mempromosikan produknya.

“Beberapa minggu setelah open order, ternyata banyak banget yang pengin cobain bolen-nya. Terus ngide untuk endors beberapa influencer waktu itu. Alhamdulillah, udah jadi primadona Rumoeh Banana.id sekarang,” ujar Bela dihubungi portalsatu.com/, Selasa, 6 Februari 2024.

Sebelumnya, Bela pernah mencoba berbagai usaha online, seperti menjual mukena, baju, jilbab, dan skincare.

[Bolen pisang produk Rumoeh Banana.id]

Beragam Varian dan Omzet Jutaan

Saat ini, Rumoeh Banana.id menawarkan berbagai varian bolen pisang, seperti bolen pisang topping keju, misses, mix (keju dan misses), isi cokelat pisang, isi cokelat keju, dan bolen durian mix lilit. Selain bolen, Bela juga menjual olahan pisang lainnya seperti choko ban, es pisang hijau, bolu pisang, lecker holland, dan lain-lain.

“Kalau udah mulai sepi orderan, selalu cari-cari resep baru biar rame lagi terus perbaiki juga kualitasnya,” ungkap Bela.

Berkat kegigihannya, Bela kini mampu menjual bolen pisang menghabiskan bahan 2-3 sisir pisang dan 3-4 kilogram tepung perhari. Saat lebaran, permintaan bolennya meningkat drastis hingga mencapai 1 tandan pisang dan 10 kg tepung. Bela pun dibantu tiga karyawan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Lebih dari Sekadar Bisnis

Bagi Bela, Rumoeh Banana.id bukan sekadar bisnis. Ia telah menjalin hubungan yang erat dengan pelanggannya, bahkan beberapa di antaranya sudah seperti keluarga.

“Pengalaman yang menarik setelah menekuni usaha ini adalah jumpa customer yang loyal sampai jadi keluarga,” ujar Bela.

Kisah Bela dan Rumoeh Banana.id adalah contoh inspiratif bagaimana sebuah eksperimen dapur dapat berkembang menjadi usaha sukses. Dengan ketekunan, inovasi, dan pemanfaatan media sosial, Bela mampu mengubah peluang menjadi kenyataan.

Tips Sukses dari Bela:

Selalu berinovasi dan mencari resep baru;
Menjaga kualitas produk;
Membangun hubungan baik dengan pelanggan;
Memanfaatkan platform media sosial untuk promosi.[]

Laporan: Khairul Sani Umraiti