ACEH UTARA – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop-UKM) Aceh Utara akhirnya memberikan penjelasan terkait target dan realisasi Retribusi Pelayanan Pasar tahun 2024.
Kapala Bidang Pasar Disdagperinkop-UKM Aceh Utara, Zuraini Hanum, menghubungi portalsatu.com/, Sabtu, 21 Desember 2024, mengatakan untuk tahun anggaran 2024, Retribusi Pelayanan Pasar ditargetkan senilai Rp1,527 miliar lebih.
“Ini bukan hanya untuk pelataran pasar saja, juga termasuk tempat pelelangan ternak serta kios. Namun, berkenaan realisasi retribusi itu perlu dilihat data rill secara keseluruhan pada akhir tahun ini, karena data di-update semua di akhir tahun,” ujar Zuraini Hanum.
Hanum menyebut retribusi sewa tanah dan kios terus ter-update secara signifikan di akhir tahun 2024. “Sedangkan realisasinya akan terlihat setelah dilakukan rekon Bendahara Umum Daerah (BUD). Hal ini terjadi karena sebagian penyewa ada yang menyetor sendiri ke bank, lalu slip setorannya sering terlambat diserahkan ke dinas,” ungkapnya.
“Sementara untuk realisasi retribusi pelataran pasar, sampai November 2024 telah mencapai 73 persen,” tambah Hanum.
Menurut Hanum, untuk lebih optimal dalam penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama Retribusi Pelayanan Pasar, ke depan perlu adanya dukungan dari petugas keamanan. “Baik dalam penarikan retribusi maupun untuk melakukan penindakan terhadap penyewa yang mengalami tunggakan atau enggan membayar uang sewa dengan berbagai alasan,” ujarnya.
Bidang Pasar Disdagperinkop-UKM berharap kepada penyewa atau wajib retribusi punya kesadaran untuk membayar uang sewa. “Karena PAD itu untuk pembangunan daerah,” pungkas Hanum.
Diberitakan sebelumnya, data dihimpun portalsatu.com/, Senin, 16 Desember 2024, Retribusi Pelayanan Pasar—salah satu dari 11 komponen Retribusi Daerah—pada tahun anggaran 2023 ditargetkan oleh Pemkab Aceh Utara mencapai Rp1,15 miliar lebih. Namun, hanya terealisasi Rp534,70 juta atau 46,15 persen.
Total realisasi Retribusi Daerah 2023 sebanyak Rp3,73 miliar atau 88,19 persen dari target Rp4,22 miliar lebih. Retribusi Pelayanan Pasar hanya berkontribusi 14,33 persen terhadap total realisasi Retribusi Daerah 2023.
Realisasi Retribusi Pelayanan Pasar 2023 menurun dibandingkan tahun 2022 yang senilai Rp759,13 juta, juga lebih rendah dari realisasi 2021 yaitu Rp694,39 juta lebih.
Baca juga: Disdagperinkop-UKM Aceh Utara Bungkam Soal Retribusi Pelayanan Pasar 2024, Realisasi 2023 Hanya 46 Persen.[](nsy)





