26.2 C
Banda Aceh
Selasa, Agustus 9, 2022

Begini Komentar Anggota DPRK Aceh Utara Soal Participating Interest Blok B

LHOKSUKON – Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, mengatakan hasil kesepakatan Pemerintah Aceh dan Aceh Utara bahwa pengelolaan Participating Interest 10 persen pada Blok B diserahkan kepada PT Pase Energi Migas (Perseroda) patut disyukuri dan diapresiasi. Pasalnya, kata Jufri Sulaiman, Aceh Utara merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang diberikan hak pengelolaan penuh Participating Interest (PI) 10 persen.

“Data yang kami peroleh dari Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET), sampai 30 Juni 2021 terdapat 59 daerah sedang melakukan proses penawaran PI,” kata Jufri Sulaiman dalam keterangan tertulis dikirim kepada portalsatu.com, Sabtu, 4 September 2021.

Jufri Sulaiman menyebut ada dua daerah yang sudah memperoleh hak PI, yaitu Wilayah Kerja/Blok Mahakam antara Pemerintah Kalimantan Timur dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara masing-masing 6,5 persen dan 3,5 persen.

Satu lagi Wilayah Kerja Offshore North West Java (ONWJ) yang terletak di dua provinsi, yaitu Jawa Barat (Indramayu, Subang, Karawang, Kabupaten Bekasi), dan DKI Jakarta. Porsi PI 10 persen dibagi berdasarkan pelamparan reservoir cadangan migas masing-masing daerah. Jawa Barat mendapatkan sekitar lebih 7,9 persen, sedangkan DKI Jakarta sekitar 2,1 persen.

“Ini menunjukkan kepada kita bahwa PI bukan semacam hujan turun dari langit, tetapi membutuhkan proses sesuai mekanisme yang telah diatur di dalam peraturan perundang-undangan dengan persentase pembagian antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota penghasil,” ujar Jufri Sulaiman.

Dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi, disebutkan Participating Interest 10 persen adalah besaran maksimal sepuluh persen participating interest pada Kontrak Kerja Sama yang wajib ditawarkan oleh Kontraktor kepada Badan Usaha Milik Daerah atau Badan Usaha Milik Negara.

“Menariknya, ada kemudahan bagi daerah penghasil migas untuk mendapatkan PI 10 persen karena investasi 10 persen partisipasi daerah tersebut dapat ditanggung oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),” kata Jufri Sulaiman.

Jufri Sulaiman meniai Permen ESDM 37/2016 merupakan langkah maju bagi pelaksanaan PI. Daerah dapat ikut perpartisipasi secara langsung dalam pengelolaan migas, termasuk menyangkut transparansi, tata kelola, dan pengawasan kinerja industri migas di wilayahnya.

“Pemerintah Aceh telah memberikan hak pengelolaan penuh PI 10 persen (Blok B) kepada Pemerintah Aceh Utara melalui holding PT Pase Energi Migas sebagaimana kesepakatan yang sudah sama-sama ditandatangani antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, 3 September kemarin,” tutur Jufri Sulaiman.

Dia berharap hak PI itu dapat dikelola dengan baik agar memberikan keuntungan dan manfaat bagi pemerintah daerah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Utara.

“Kami sebagai wakil masyarakat di legislatif menggantungkan harapan besar kepada holding PT Pase Energi Migas untuk dapat memanfaatkan PI 10 persen itu sebagai modal untuk mengelola berbagai bidang usaha termasuk mengembangkan unit usaha energi lainnya, selain menghasilkan deviden kepada pemegang saham yaitu Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” ujar Anggota DPRK Daerah Pemilihan IV itu.

Menurut Jufri Sulaiman, pengelolaan PI pada Blok B juga dapat meningkatkan pengetahuan BUMD/Perseroda dalam pengelolaan blok migas sebagai KKKS. “Kerja sama saling menguntungkan ini bukti bahwa BUMD bukan lagi menjadi beban, melainkan support system bagi KKKS apabila dikelola dengan benar dan profesional,” kata politikus Partai Gerindra ini.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan Pemerintah Aceh bersama PT PEMA dan PT PGE mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara membahas Participating Interest Blok B. Hasilnya, disepakati secara tertulis dalam bentuk Minutes of Meeting (MOM) bahwa pengelolaan PI 10 persen diserahkan kepada PT Pase Energi Migas, Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) yang dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh Utara.

Dalam pertemuan di aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Jumat, 3 September 2021, itu Pemerintah Aceh Utara diwakili Asisten II Sekda Risawan Bentara, Kabag Ekonomi Fadli, Ketua DPRK Arafat Ali, Ketua Komisi III DPRK Razali Abu, Sekretaris Komisi III Jufri Sulaiman, Anggota Komisi III yang juga Anggota Tim Migas Aceh Utara Zubir HT., dan Direktur Utama PT Pase Energi Migas Azman Hasballah.

Dari Pemerintah Aceh hadir Kepala Dinas ESDM Mahdinur, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Amirullah, Direktur Migas PT Pembangunan Aceh (PEMA) Hasballah, dan Direktur Utama PT Pema Global Energi (PGE) Teuku Muda Ariaman.

Baca: Ini Hasil Pertemuan Pemerintah Aceh dan Aceh Utara Soal Participating Interest Blok B

[](ril)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Ini Kata Kadisperindagkop Aceh Utara Soal Gedung Sentra Bordir di Muara Batu

LHOKSUKON - Pemerintahan Aceh Utara akan memfungsikan Gedung Sentra Bordir Industri Kecil Menengah (IKM)...

RKUA-PPAS Lhokseumawe TA 2023: Belanja Modal ‘Terjun Bebas’

LHOKSEUMAWE – Pagu Belanja Modal diajukan Pemko Lhokseumawe dalam Rancangan Kebijakan Umum APBK serta...

Kota Subulussalam Juara II Pavilum pada Aceh Culinary Festival 2022

SUBULUSSALAM - Team Paviliun Kota Subulussalam berhasil meraih juara II sebagai paviliun kuliner terbaik...

Wali Nanggroe Kembali Gelar Pertemuan Upaya Revitalisasi PT KKA

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud, kembali menggelar pertemuan dengan pihak-pihak terkait...

Jufri Sulaiman Desak Pj Bupati Aceh Utara Aktifkan Gedung Sentra Bordir IKM Ule Madon

LHOKSUKON – Anggota DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, mendesak Penjabat Bupati Azwardi Abdullah segera...

Gayo Lues Gelar Festival Seni Budaya Gayo Berhadiah Rp 80 Juta, Ini Jadwalnya

BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues akan menggelar Festival Seni Budaya Gayo dengan...

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...