27 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Ini Rekam Jejak Sengketa Lahan PT SA dengan Masyarakat Simpang Keuramat

LHOKSUKON – Upaya penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat Simpang Keuramat dengan PT Satya Agung (SA) pernah dilakukan tahun 2020 lalu. Ini rekam jejaknya.

Musyawarah penyelesaian sengketa lahan antara PT SA dengan masyarakat Simpang Keuramat digelar pada 20 November 2020 di Aula Kantor Camat Simpang Keuramat.

Hari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara melalui Camat Simpang Keuramat  menjelaskan hasil survei Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Utara, terkait batas Hak Guna Usaha (HGU) PT SA dengan lahan masyarakat Gampong Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat.

Baca Juga: Tanggapan Pemkab Aceh Utara Terkait Sengketa Lahan PT SA dengan Masyarakat

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemkab Aceh Utara, Hamdani, Senin, 20 September 2021. Musyawarah itu dihadiri Muspika Simpang Keuramat, masyarakat Kilometer VIII, pihak PT SA dan BPN Aceh Utara.

Berita acara musyawarah ditandatangani Camat Simpang Keuramat. Isinya terdiri dari beberapa poin, di antaranya pemaparan hasil survei pengukuran batas HGU dan garapan masyarakat Gampong KM VIII, dilakukan BPN Aceh Utara yang menyatakan bahwa garapan masyarakat Kilometer VIII terindikasi masuk ke dalam HGU PT SA.

Hamdani menambahkan, respons pihak PT SA terkait hasil survei melalui tim legal adalah menerima hasil pengukuran. Apabila ada pihak yang merasa tidak puas atas hasil survei pengukuran itu, dipersilakan untuk menggugat ke pengadilan, karena peta dan titik koordinat serta sertifikat HGU yang diterbitkan oleh BPN merupakan suatu produk hukum.

“Dalam surat itu juga disebutkan bahwa respons masyarakat melalui keluarga Empun CS memohon kepada PT SA untuk mengeluarkan areal garapan lebih kurang 50 hekatare dari HGU,” jelas Hamdani.

Baca Juga: PT SA Bantah Serobot Lahan Warga

Selain itu  pihak keuchik juga tidak setuju atas survey pengukuran tersebut. Alasannya, pada saat penerbitan HGU PT SA tahun 1981, beberapa lahan masyarakat gampong tidak masuk ke dalam HGU. Namun, pada perpanjangan HGU tahun 2014, lahan masyarakat tersebut masuk ke dalam HGU.

Selanjutnya, kata Hamdani, pihak Kadus KM VIII merespons agar PT SA melepaskan areal tersebut, karena areal itu bukan milik PT SA sesuai dengan HGU tahun 1981. Dan, sekaligus meminta pihak perusahaan memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan menyerap tenaga kerja dari Gampong Kilometer VIII, karena tidak ada masyarakat gampong itu yang bekerja di PT SA.

“Ketika itu pihak PT SA menanggapi pertanyaan keuchik melalui legal menyampaikan bahwa PT SA bersedia memberikan kompensasi bagi masyarakat KM VIII yang menggarap lahan di dalam HGU PT SA, sesuai dengan kebijakan dan kesanggupan perusahaan,” tambah Hamdani

Baca Juga: Masyarakat Simpang Keuramat Tuding PT SA Serobot Lahan Warga

Selain itu sebagai wujud komitmen keseriusan PT SA kepada masyarakat itu, akan dibangunkan kebun plasma tahap awal seluas 10 hektare di luar HGU atas nama BUMG Kilometer VIII.

Masalah tenaga kerja untuk masyarakat Gampong Kilometer VIII telah dipersiapkan untuk posisi mandor dan lain-lain, termasuk pekerja di pabrik. Apabila ada masyarakat atau pemuda yang ingin bekerja, maka langsung mengajukan lamaran ke PT SA dan siap memprosesnya sesuai dengan skill atau kemampuannya. []

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...

Kempo Tambah Medali Emas untuk Aceh

SENTANI – Perjuangan keras kenshi (atlet kempo) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat