25.6 C
Banda Aceh
Jumat, Januari 28, 2022

Ini Rekam Jejak Sengketa Lahan PT SA dengan Masyarakat Simpang Keuramat

LHOKSUKON – Upaya penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat Simpang Keuramat dengan PT Satya Agung (SA) pernah dilakukan tahun 2020 lalu. Ini rekam jejaknya.

Musyawarah penyelesaian sengketa lahan antara PT SA dengan masyarakat Simpang Keuramat digelar pada 20 November 2020 di Aula Kantor Camat Simpang Keuramat.

Hari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara melalui Camat Simpang Keuramat  menjelaskan hasil survei Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Utara, terkait batas Hak Guna Usaha (HGU) PT SA dengan lahan masyarakat Gampong Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat.

Baca Juga: Tanggapan Pemkab Aceh Utara Terkait Sengketa Lahan PT SA dengan Masyarakat

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemkab Aceh Utara, Hamdani, Senin, 20 September 2021. Musyawarah itu dihadiri Muspika Simpang Keuramat, masyarakat Kilometer VIII, pihak PT SA dan BPN Aceh Utara.

Berita acara musyawarah ditandatangani Camat Simpang Keuramat. Isinya terdiri dari beberapa poin, di antaranya pemaparan hasil survei pengukuran batas HGU dan garapan masyarakat Gampong KM VIII, dilakukan BPN Aceh Utara yang menyatakan bahwa garapan masyarakat Kilometer VIII terindikasi masuk ke dalam HGU PT SA.

Hamdani menambahkan, respons pihak PT SA terkait hasil survei melalui tim legal adalah menerima hasil pengukuran. Apabila ada pihak yang merasa tidak puas atas hasil survei pengukuran itu, dipersilakan untuk menggugat ke pengadilan, karena peta dan titik koordinat serta sertifikat HGU yang diterbitkan oleh BPN merupakan suatu produk hukum.

“Dalam surat itu juga disebutkan bahwa respons masyarakat melalui keluarga Empun CS memohon kepada PT SA untuk mengeluarkan areal garapan lebih kurang 50 hekatare dari HGU,” jelas Hamdani.

Baca Juga: PT SA Bantah Serobot Lahan Warga

Selain itu  pihak keuchik juga tidak setuju atas survey pengukuran tersebut. Alasannya, pada saat penerbitan HGU PT SA tahun 1981, beberapa lahan masyarakat gampong tidak masuk ke dalam HGU. Namun, pada perpanjangan HGU tahun 2014, lahan masyarakat tersebut masuk ke dalam HGU.

Selanjutnya, kata Hamdani, pihak Kadus KM VIII merespons agar PT SA melepaskan areal tersebut, karena areal itu bukan milik PT SA sesuai dengan HGU tahun 1981. Dan, sekaligus meminta pihak perusahaan memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan menyerap tenaga kerja dari Gampong Kilometer VIII, karena tidak ada masyarakat gampong itu yang bekerja di PT SA.

“Ketika itu pihak PT SA menanggapi pertanyaan keuchik melalui legal menyampaikan bahwa PT SA bersedia memberikan kompensasi bagi masyarakat KM VIII yang menggarap lahan di dalam HGU PT SA, sesuai dengan kebijakan dan kesanggupan perusahaan,” tambah Hamdani

Baca Juga: Masyarakat Simpang Keuramat Tuding PT SA Serobot Lahan Warga

Selain itu sebagai wujud komitmen keseriusan PT SA kepada masyarakat itu, akan dibangunkan kebun plasma tahap awal seluas 10 hektare di luar HGU atas nama BUMG Kilometer VIII.

Masalah tenaga kerja untuk masyarakat Gampong Kilometer VIII telah dipersiapkan untuk posisi mandor dan lain-lain, termasuk pekerja di pabrik. Apabila ada masyarakat atau pemuda yang ingin bekerja, maka langsung mengajukan lamaran ke PT SA dan siap memprosesnya sesuai dengan skill atau kemampuannya. []

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Besok Ketua IKA USK Kukuhkan Amal Hasan Sebagai Ketua Ikafensy

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Keluarga dan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK)...

28 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Sebanyak 28 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan di Thailand sejak April...

Kunjungi Pasien Tumor Tyroid di RSUD, TP PKK Subulussalam Berikan Bantuan

SUBULUSSALAM - Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E mengunjungi pasien tumor...

PT Kencana Produksi 6 Ribu Ton Getah Pinus, Segini Penghasilan Penderes

BLANGKEJEREN - PT Kencana Hijau Bina Lestari yang beroprasi di Desa Pinang Rugub, Kecamatan...

Besok, FISIP Unimal Gelar FGD Pj Kepala Daerah, Ini Tujuannya

LHOKSEUMAWE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP Unimal) akan menggelar...

Ini Kata Amien Rais dan Wali Nanggroe Soal Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

BANDA ACEH – Tokoh politik nasional yang juga dikenal sebagai Bapak Reformasi Indonesia, Amien...

Begini Pandangan Islam Terkait Korupsi

Tindak pidana korupsi tentunya melanggar hukum negara dan agama. Di dalam ajaran Islam, perbuatan...

KONI Pusat Gelar Rakor dengan Aceh-Sumut Kejar Persiapan PON 2024

JAKARTA – KONI Pusat menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut,...

Wali Kota Lhokseumawe ‘Rombak Kabinet’, Ini Nama-Nama Pejabat Dilantik

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kembali 'merombak kabinetnya'. Kali ini, sebanyak 13...

Pegawai Kejari Gayo Lues Disuntik Vaksin Moderna

BLANGKEJEREN -- Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues mulai disuntik vaksin moderna sesuai surat...

Praktisi Hukum Asal Dewantara Minta Polres Lhokseumawe RJ-kan Perkara Pencurian di PIM

LHOKSEUMAWE - Muhammad Reza Maulana, S.H., praktisi hukum asal Dewantara, Aceh Utara, meminta pihak...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Hafiz Gayo Lues Masih Terima Gaji, Segini Besarannya/Bulan

BLANGKEJEREN – Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues berinisial HS yang menjadi terdakwa...

Sembilan Realitas Kematian yang Sering Dilalaikan Manusia, Apa Saja?

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Maka sebagai Muslim perlu untuk mengetahui tentang kematian...

PNL Raih Peringkat Pertama Realisasi PNBP Terbesar

BANDA ACEH -- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berhasil meraih peringkat pertama realisasi Pendapatan Negara...

Begini Kondisi Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Rp1,4 M, tak Tampak Plang

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...

Polres Gayo Lues Musnahkan 59,75 Kg Ganja Milik Pelajar

BLANGKEJEREN – Sebanyak 59,755 Kg ganja kering dimusnaskan di halaman Polres Gayo Lues, Selasa,...

PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Pantai Bangka Jaya dan Danau Laut Tawar

LHOKSEUMAWE - Karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar kegiatan coastal clean up atau...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Minum Hafiz Dituntut 7,5 Tahun Penjara

BLANGKEJEREN -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues menuntut masing-masing 7,5...

Pertumbuhan Keuntungan BUMA Belum Capai Target, Berapa Pendapatan Asli Aceh Hasil Blok B 2021?

BANDA ACEH – Pertumbuhan keuntungan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) sampai tahun 2020 belum...

Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Tahun 2021 Dikerjakan Hingga 2022, Dananya Diblokir

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...