Kamis, Juli 25, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita LhokseumaweSuaidi Yahya Penuhi...

Suaidi Yahya Penuhi Panggilan Jaksa, Diperiksa Terkait Kasus PT Rumah Sakit Arun

LHOKSEUMAWE – Mantan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, memenuhi panggilan jaksa penyidik Kejari Lhokseumawe untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT Rumah Sakit Arun, Senin, 22 Mei 2023.

Informasi diperoleh portalsatu.com, Suaidi Yahya didampingi istrinya, tiba di Kantor Kejari Lhokseumawe, sekitar pukul 09.30 WIB. Suaidi yang memakai baju warna hitam lengan pendek, datang ke Kejari menggunakan mobil Honda Jazz warna hitam. Mobil itu parkir di pinggir jalan depan Kantor Kejari. Usai turun dari mobil, Suaidi langsung menuju ruang penyidik. Sedangkan istri Suaidi menunggu di ruang tunggu/tamu.

Kajari Lhokseumawe, Lalu Syaifudin, melalui Kasi Intelijen Therry Gutama, dikonfirmasi portalsatu.com, Senin, (22/5), membenarkan Suaidi Yahya memenuhi panggilan penyidik. “Beliau (Suaidi) tiba di Kantor (Kejari), sekitar pukul 09.30 WIB. Datang sendiri. Ini sedang berjalan proses pemeriksaan di ruang penyidik,” kata Therry.

Diberitakan sebelumnya, Suaidi Yahya mengaku tidak datang ke Kantor Kejari Lhokseumawe untuk diperiksa sebagai saksi pada Selasa (16/5) lalu, karena saat mengetahui ada surat panggilan tersebut dirinya sudah berada di Aceh Selatan.

“(Selasa kemarin) tidak datang karena surat panggilan mungkin dikirim siang atau sore, saya enggak tahu kapan, karena yang terima istri saya. Rupanya istri saya itu lupa memberi tahu kepada saya bahwa ada surat panggilan. Pas hari Selasa (16/5), saya sudah berada di Labuhan Haji, di Dayah Darussalam,” ujar Suaidi dikonfirmasi portalsatu.com di kafe dalam Kompleks SPBU, Jalan Elak, Alue Awe, Lhokseumawe, Ahad (21/5), sore.

Suaidi menyerahkan proses hukum kasus PT Rumah Sakit Arun tahun 2016-2022 kepada pihak penegak hukum. “Saya enggak tahu detail persis, saya (dipanggil oleh penyidik) sebagai saksi, ya, saksi,” ucap Suaidi.

Baca: Suaidi Yahya Mengaku Siap Diperiksa Jaksa Terkait Kasus PT Rumah Sakit Arun

Penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe telah menetapkan Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe (RSAL), Hariadi, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT RSAL tahun 2016-2022. Jaksa penyidik langsung menahan tersangka Hariadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe.

Penetapan Hariadi sebagai tersangka disampaikan Kajari Lhokseumawe, Lalu Syaifudin, didampingi Kasi Intelijen Therry Gutama, dan Kasi Pidsus Saifuddin, saat konferensi pers di kantornya, Selasa, 16 Mei 2023, sore.

“Kemungkinan pasti ada tersangka lain itu. Siapa, tunggu tanggal mainnya,” kata Kajari Lhokseumawe, saat itu.

Baca: Jaksa Tetapkan Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe Tersangka Dugaan Korupsi, Ditahan di Lapas.[](nsy)

Baca juga: